Ini Dia Berbagai Faktor & Penyebab Penyakit Saraf Kejepit

Ini Dia Berbagai Faktor & Penyebab Penyakit Saraf Kejepit

 

Faktor & Penyebab Syaraf Kejepit – Siapa yang tidak kenal dengan gangguan syaraf kejepit ? Masyarakat Indonesia mungkin telah sering mendengar tentang gangguan ini, namun sedikit yang belum mengerti bahwa tenyata syaraf kejepit ini bisa disebabkan oleh gerakan tubuh yang salah dan tiba-tiba. Misalnya, gerakan mengambil benda yang terjatuh di kolong setir mobil atau kolong meja kerja.

Baca juga : Cara menyembuhkan saraf kejepit di leher dengan cepat

Gangguan saraf kejepit sendiri bisa terjadi pada beberapa bagian tubuh seperti di tangan, leher, pinggang, bahu, bokong dan beberapa bagian tubuh lainnya. Saraf terjepit yang terjadi pada pergelangan tangan dapat menyebabkan rasa sakit dan mati rasa di tangan dan jari Anda (carpal tunnel syndrome).

Penyebab syaraf kejepit

Saraf terjepit terjadi bila terlalu banyak tekanan (kompresi) yang menekan saraf oleh jaringan sekitarnya. Dalam beberapa kasus, jaringan ini bisa saja tulang atau tulang rawan, seperti pada kasus diskus tulang belakang hernia yang menekan akar saraf.

Dalam kasus lain, otot atau tendon juga dapat menyebabkan kondisi syaraf kejepit. Tekanan ini mengganggu fungsi saraf, menyebabkan rasa sakit, kesemutan, mati rasa atau kelemahan. Sejumlah kondisi dapat menyebabkan jaringan menekan saraf, termasuk :

  • Cedera.
  • Terkilir.
  • Penuaan.
  • Kegemukan.
  • Sindrom piriformis.
  • Hobi atau kegiatan olahraga.
  • Stres dari pekerjaan yang berulang.
  • Penyempitan kanal tulang belakang.
  • Rheumatoid atau pergelangan tangan arthritis.

Jika saraf yang terjepit berlangsung hanya dalam waktu singkat, biasanya tidak akan menyebabkan kerusakan permanen. Begitu gejala syaraf kejepit terasa lega, fungsi syaraf akan kembali normal. Namun, jika tekanan terus berlanjut, sakit kronis dan kerusakan saraf permanen bisa saja terjadi.

Selain penyebab diatas, syaraf kejepit juga bisa terjadi akibat berbagai faktor resiko lain, diantaranya :

  • Diabetes. Orang dengan diabetes berisiko tinggi mengalami kompresi saraf.
  • Penyakit tiroid. Orang dengan penyakit tiroid berisiko tinggi mengalami sindroma carpal tunnel.
  • Radang sendi. Peradangan yang disebabkan oleh rheumatoid arthritis dapat menekan saraf, terutama di persendian Anda.
  • Kegemukan. Kelebihan berat badan bisa menambah tekanan pada saraf yang pada akhirnya menyebabkan saraf terjepit.
  • Jenis kelamin. Wanita lebih cenderung mengalami carpal tunnel syndrome, kemungkinan karena adanya terowongan karpal yang lebih kecil.
  • Terlalu banyak gerakan. Pekerjaan atau hobi yang membutuhkan gerakan tangan, pergelangan tangan atau bahu yang berulang, seperti kerja perakitan, meningkatkan kemungkinan saraf terjepit.
  • Tulang taji. Trauma atau kondisi yang menyebabkan penebalan tulang, seperti osteoarthritis, bisa menyebabkan tonjolan tulang. Tonjolan tulang tersebut bisa menekan tulang belakang serta mempersempit ruang di mana saraf Anda bergerak, yang kemudian menekan saraf.

Sementara itu, laman m.tempo.co juga melalui Dokter spesialis ortopedi di RSPI Puri, Muki Partono, mengungkap, bahwa penyebab timbulnya gangguan penyakit syaraf terjepit lebih banyak disebabkan gerakan tubuh yang salah dan tiba-tiba. “Gerakan membungkuk tiba-tiba dan dengan tarikan beban paling banyak menyebabkan syaraf terjepit,” bilang dokter Muki Partono.

Gerakan membungkuk lalu mengangkat sesuatu yang berat pun bisa menjadi penyebab. Misal, mengangkat kotak kardus berat atau tumpukan buku di lantai. Langkah paling baik yang bisa dilakukan, adalah untuk tidak terburu-buru melakukan gerakan tiba-tiba semacam itu. Kita bisa fokus dulu melihat keadaan, lalu berlutut atau berjongkok untuk melakukan apa yang kita butuhkan,” terang dokter Muki Partono.

Sumber : http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/pinched-nerve/symptoms-causes/

Itulah beberapa faktor & penyebab syaraf kejepit yang wajib Anda ketahui. Semoga informasinya bermanfaat, terimakasih 🙂

Baca juga artikel lainnya :

Posted by Spesialistulangdansendi.id

Ini Dia Berbagai Faktor & Penyebab Penyakit Saraf Kejepit

Please follow and like us:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.